RSS

5. Konsep Mol (Stoikiometri)

Konsep Mol

{ Pelajari lagi tentang Massa Atom Relatif (Ar) dan Massa Molekul Relatif (Mr)! }

 

a)       Definisi Mol

  • Satu mol adalah banyaknya zat yang mengandung jumlah partikel yang = jumlah atom yang terdapat dalam 12 gram C-12.
  • Mol merupakan satuan jumlah (seperti lusin,gros), tetapi ukurannya jauh lebih besar.
  • Mol menghubungkan massa dengan jumlah partikel zat.
  • Jumlah partikel dalam 1 mol (dalam 12 gram C-12) yang ditetapkan melalui berbagai metode eksperimen dan sekarang ini kita terima adalah 6,02 x 1023 (disebut tetapan Avogadro, dinyatakan dengan L).

 

Contoh :

ü  1 mol air artinya : sekian gram air yang mengandung 6,02 x 1023 molekul air.

ü  1 mol besi artinya : sekian gram besi yang mengandung 6,02 x 1023 atom besi.

ü  1 mol asam sulfat artinya : sekian gram asam sulfat yang mengandung 6,02 x 1023 molekul H2SO4.

 

1 mol       = 6,02 x 1023 partikel

L      = 6,02 x 1023

 

 

 

 

 

 

 

 

b)   Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel

Dirumuskan :

 

Keterangan :

n      =  jumlah mol

=  jumlah partikel

Contoh soal :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 174!

 

c)       Massa Molar (mm)

  • Massa molar menyatakan massa 1 mol zat.
  • Satuannya adalah gram mol-1.
  • Massa molar zat berkaitan dengan Ar atau Mr zat itu, karena Ar atau Mr zat merupakan perbandingan massa antara partikel zat itu dengan atom C-12.

Contoh :

Ar Fe       = 56, artinya : massa 1 atom Fe : massa 1 atom C-12 = 56 : 12

Mr H2O    = 18, artinya : massa 1 molekul air : massa 1 atom C-12 = 18 : 12

Karena :

1 mol C-12 = 12 gram (standar mol), maka :

Massa 1 mol atom Fe        =

Massa 1 mol molekul air     =

Kesimpulan :

Massa 1 mol suatu zat = Ar atau Mr zat tersebut (dinyatakan dalam gram).

 

Untuk unsur yang partikelnya berupa atom : mm = Ar gram mol-1

Untuk zat lainnya :                                           mm = Mr gram mol-1

 

 

 

 

 

d)       Hubungan Jumlah Mol (n) dengan Massa Zat (m)

Dirumuskan :

 

 

 

 

 

dengan :

= massa

= jumlah mol

= massa molar

Contoh soal :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 177!

e)       Volum Molar Gas (Vm)

  • Adalah volum 1 mol gas.
  • Menurut Avogadro, pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas bervolum sama akan mengandung jumlah molekul yang sama pula.
  • Artinya, pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas dengan jumlah molekul yang sama akan mempunyai volum yang sama pula.
  • Oleh karena 1 mol setiap gas mempunyai jumlah molekul sama yaitu 6,02 x 1023 molekul, maka pada suhu dan tekanan yang sama, 1 mol setiap gas mempunyai volum yang sama.
  • Jadi : pada suhu dan tekanan yang sama, volum gas hanya bergantung pada jumlah molnya.

Dirumuskan :

 

 

 

dengan :

= volum gas

= jumlah mol

= volum molar

 

  • Beberapa kondisi / keadaan yang biasa dijadikan acuan :

1)       Keadaan Standar

  • Adalah suatu keadaan dengan suhu 0oC dan tekanan 1 atm.
  • Dinyatakan dengan istilah STP (Standard Temperature and Pressure).

 

Pada keadaan STP, volum molar gas (Vm ) = 22,4 liter/mol

 

 

 

 

2)       Keadaan Kamar

  • Adalah suatu keadaan dengan suhu 25oC dan tekanan 1 atm.
  • Dinyatakan dengan istilah RTP (Room Temperature and Pressure).

 

Pada keadaan RTP, volum molar gas (Vm) = 24 liter/mol

 

 

 

 

3)       Keadaan Tertentu dengan Suhu dan Tekanan yang Diketahui

Digunakan rumus Persamaan Gas Ideal :

 

 

 

 

 

 

 

 

= tekanan gas (atm); 1 atm = 76 cmHg = 760 mmHg

= volum gas (L)

= jumlah mol gas

= tetapan gas (0,082 L atm/mol K)

= suhu mutlak gas (dalam Kelvin = 273 + suhu Celcius)

4)       Keadaan yang Mengacu pada Keadaan Gas Lain

v  Misalkan :

v  Gas A dengan jumlah mol = n1 dan volum = V1

v  Gas B dengan jumlah mol = n2 dan volum = V2

v  Maka pada suhu dan tekanan yang sama :

 

 

 

 

 

 

 

f)        Kemolaran Larutan (M)

ü  Kemolaran adalah suatu cara untuk menyatakan konsentrasi (kepekatan) larutan.

ü  Menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan, atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan.

ü  Dirumuskan :

 

 

 

 

 

dengan :

= kemolaran larutan

= jumlah mol zat terlarut

= volum larutan

ü  Misalnya : larutan NaCl 0,2 M artinya, dalam tiap liter larutan terdapat 0,2 mol (= 11,7 gram) NaCl atau dalam tiap mL larutan terdapat 0,2 mmol (= 11,7 mg) NaCl.

 

Rangkuman :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Stoikiometri Senyawa

 

1)   Rumus Empiris ( RE )

Disebut juga rumus perbandingan adalah rumus kimia yang menyatakan perbandingan paling sederhana dari atom-atom unsur penyusun senyawa.

Contoh :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 188-189!

 

2)   Rumus Molekul ( RM )

Secara umum, rumus molekul suatu senyawa dapat dinyatakan sebagai berikut :

 

RM = ( RE )y

 

 

 

Keterangan :

Harga y bergantung pada besarnya harga Massa Molekul Relatif ( Mr ) dari senyawa yang bersangkutan.

Contoh :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 190!

 

3)   Kadar Unsur dalam Senyawa ( dalam % )

Dirumuskan :

 

 

 

 

 

Keterangan :

y = jumlah atom unsur dalam 1 molekul senyawa ( angka indeks dari unsur yang bersangkutan dalam rumus kimia senyawa )

Contoh :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 191-193!

 

 

Stoikiometri Reaksi

 

1)   Hitungan Kimia Sederhana

Dapat diselesaikan melalui 4 langkah yaitu sebagai berikut :

1)   Menuliskan persamaan reaksi kimia yang setara

2)   Menyatakan jumlah mol zat yang diketahui

3)   Menentukan jumlah mol zat yang ditanyakan dengan menggunakan perbandingan koefisien reaksi

4)   Menyesuaikan jawaban dengan pertanyaan

Contoh :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 195-197!

 

 

 

 

 

2)   Pereaksi Pembatas

  • Adalah suatu pereaksi yang habis bereaksi terlebih dahulu.

Contoh :

Reaksi antara Al dengan O2 membentuk aluminium oksida, menurut persamaan reaksi :

 

Jumlah Mol Pereaksi

Jumlah Mol Produk

Pereaksi Pembatas

Jumlah Mol Pereaksi yang Bersisa

Al

O2

4

3

2

Ekivalen

4

4

2

Aluminium

1 mol oksigen

5

3

2

Oksigen

1 mol aluminium

2

1,5

1

Ekivalen

0,6

0,4

0,27

Oksigen

0,07 mol aluminium

 

  • Ø Cara menentukan Pereaksi Pembatas :

a)   Nyatakan zat yang diketahui dalam mol

b)   Bagilah jumlah mol masing-masing zat dengan koefisiennya

c)    Pereaksi yang hasil pembagiannya paling kecil, merupakan pereaksi pembatas

Contoh :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 201!

 

3)   Hitungan yang Melibatkan Campuran

Jika dari suatu campuran, terjadi lebih dari satu reaksi ( > 1 ) maka persamaan reaksinya harus ditulis secara terpisah.

Contoh :

Perhatikan Buku Paket 1A halaman 202-203!

 

4)   Penentuan Rumus Kimia Hidrat

  • Hidrat adalah zat padat yang mengikat beberapa molekul air sebagai bagian dari struktur kristalnya.

Contoh :

CuSO4. 5 H2O ( terusi )

CaSO4. 2 H2O ( gipsum )

MgSO4. 7 H2O ( garam Inggris )

Na2CO3. 10 H2O ( soda hablur )

 

  • Jika suatu hidrat dipanaskan, maka sebagian atau seluruh air kristalnya dapat menguap ( lepas ).
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: